VISITASI LAYANAN HEMODIALISIS

 

 

 

 

 

 

 

 

 

VISITASI LAYANAN HEMODIALISIS RSUD DR.R.SOEDARSONO KOTA PASURUAN

Rabu (13/11), akhirnya layanan Hemodialisis di RSUD dr.R. Soedarsono Kota Pasuruan resmi dilakukan visitasi oleh Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Dinas Kesehatan Kota Pasuruan, dan Perhimpunan Nefrologi Indonesia (PERNEFRI). Layanan yang telah direncanakan sejak tahun 2016 tersebut sudah selesai dibangun dan dilengkapi fasilitasnya. Mulai dari sarana prasarana hingga sumber daya manusia, dalam hal ini telah ada 3 orang perawat bersertifikat HD. Tingginya penderita penyakit ginjal kronis di wilayah Kota Pasuruan dan Kabupaten Pasuruan wilayah timur serta selama ini rumah sakit milik pemkot tersebut selalu merujuk pasien dengan penanganan hemodialisis ke Kota Malang dan Surabaya yang berjarak 50 kilometer adalah latar belakang yang mendasari layanan hemodialisis harus diadakan di RSUD dr.R.Soedarsono. Jumlah pasien yang harus dilakukan pelayanan HD semakin tahun semakin meningkat, dengan adanya layanan HD  maka bisa mengurangi jumlah rujukan pasien ke luar dan bisa ditangani oleh rumah sakit sendiri. Perlu diketahui, dari 38 Kabupaten/Kota di Jawa Timur, Kota Pasuruan lah yang belum memiliki layanan hemodialisis di rumah sakit pemerintah.

Kegiatan visitasi berjalan dengan lancar, dimulai dari pembukaan hingga melakukan supervisi ke gedung hemodialisis. Banyak saran yang disampaikan surveyor melalui exit conference setelah supervisi berlangsung. Salah satunya mengenai maintanance sarana prasarana yang layak dan berstandar. Layanan HD akan resmi dibuka untuk pelayanan bagi masyarakat setelah dikeluarkannya izin operasional dari Dinas Kesheatan Provinsi Jawa Timur. Harapan kedepan untuk pelayanan ini semakin memudahkan masyarakat Kota Pasuruan melakukan pemeriksaan sub-spesialis lebih lanjut. Sesuai dengan visi rumah sakit yang selalu melaksanakan pelayanan prima yang profesional , terbuka dan terjangkau.

 


Bagikan Posting Blog




Komentar (0)




Komentar